Selasa, 24 Maret 2020

Langkah Pencegahan Agar Bayi yang Baru Lahir Tidak Mengalami Kelainan Patent Ductus Arteriosus


Bayi yang lahir secara prematur memang berpotensi untuk terkena beragam jenis masalah kesehatan, salah satu diantaranya adalah kelainan jantung bawaan atau yang dikenal sebagai patent ductus arteriosus, ini adalah sebuah kondisi dimana ductus arteriosus tetap terbuka ketika bayi tersebut lahir. Tentunya jika hal tersebut tidak segera ditangani akan menyebabkan berbagai macam masalah yang lebih serius. Termasuk diantaranya adalah komplikasi yang dapat memicu hipertensi pulmonal sampai dengan gagal jantung.

Pada dasarnya sendiri sistem pernapasan pada janin berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Karena selama masih berada di dalam rahim, seorang janin tersebut mendapatkan oksigen yang berasal dari plasenta. Karena belum memerlukan paru-paru yang digunakan untuk bernapas, bahkan sangat sedikit darah yang mengalir ke organ tersebut yang dipakai untuk membantu proses pertumbuhannya. Darah yang dialirkan ke paru-paru dan juga seluruh tubuh ini semuanya melalui ductus arteriosus, yaitu sebuah pembuluh darah yang menghubungkan aorta dan juga arteri pulmonal. Saluran tersebut memang harus menutup secara otomatis ketika 2 hingga 3 hari kehidupan. Jika tidak maka bayi tersebut mengalami kondisi yaitu PDA.

Biasanya memang kondisi tersebut banyak dialami oleh bayi yang lahir secara prematur atau belum waktunya, dimana akan ditandai dengan beberapa gejala, yaitu:

1. Napas menjadi tersegal-segal.
2. Mengalami sesak napas.
3. Jantung menjadi berdetak jauh lebih cepat.
4. Lebih mudah lelah.
5. Tidak nafsu makan.
6. Bayi akan berkeringat banyak ketika makan dan juga menangis.
7. Mengalami gangguan pertumbuhan.

Untuk itulah maka ada baiknya selama masa kehamilan Anda menjaga kandungan tersebut secara baik, sehingga nantinya lahir tepat pada waktunya. Berikut ini diantaranya ada beberapa upaya untuk mencegah bayi lahir prematur sehingga bisa terhindar dari kondisi semacam ini, yaitu:

1. Rajin-rajinlah melakukan konsultasi dengan dokter kandungan, ada baiknya bagi Anda untuk lebih banyak konsultasi dengan spesialis prenatal, dimana nantinya dokter tersebut juga akan memberikan masukan kepada Anda untuk menjaga kehamilan tersebut agar selalu sehat dan bisa lahir tepat pada waktunya.

2. Melakukan perawatan prenatal secara rutin, ingat bahwa kondisi kehamilan dan juga janin yang ada dalam kandungan ini menjadi prioritas utama bagi Anda. Untuk itu maka sangat penting bagi bumil untuk setidaknya mengikuti kelas kehamilan. Sangat berguna di dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar. Misalnya adalah dengan melakukan olahraga layaknya Yoga yang sangat bagus di dalam melancarkan sirkulasi darah.

3. Lakukan beberapa jenis vaksinasi yang memang dianjurkan untuk wanita hamil, seperti diantaranya adalah influenza dan juga rubella untuk mencegah serangan dari virus-virus tersebut, mengingat dampaknya sendiri sangatlah berbahaya bagi wanita yang sedang hamil.

4. Rutin di dalam mengonsumsi vitamin, cukupi kebutuhan nutrisi dan juga vitamin Anda dengan mengonsumsi beberapa produk yang memang diresepkan oleh dokter Anda. Sehingga nantinya bayi juga akan tumbuh dan berkembang secara sehat.

5. Berjalan santai, khususnya adalah menjelang masa-masa persalinan, dengan banyak bergerak seperti diantaranya adalah jalan santai ini berdampak sangat besar di dalam membuat janin tersebut bisa lebih sehat, sirkulasi darah Anda juga tetap lancar.

Itulah beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh para bumil untuk mencegah kelahiran prematur dengan resiko yang sangat besar untuk menyebabkan patent ductus arteriosus ini. Mengingat kondisi tersebut amat sangat berbahaya bagi buah hati.

0 komentar:

Posting Komentar