Selasa, 10 Maret 2020

Ingin Membangun Bisnis Coworking Office, Penuhi Dulu Syarat-Syaratnya Ini


Anda punya cukup modal untuk membangun bisnis coworking office di jakarta ? Mungkin secara finansial itu bukan masalah bagi Anda. Namun yang perlu digarisbawahi, merintis bisnis ruang kerja bersama butuh strategi dan beberapa pertimbangan khusus.  

Hingga saat ini masih banyak yang menganggap coworking office hanya sebatas tempat nongkrong anak-anak muda di waktu senggang.  Padahal disini merupakan tempat para pebisnis start-up dan profesional untuk saling bertukar informasi, mengembangkan ide, serta berkolaborasi membangun usaha. Bukan sekedar coffee shop untuk berkumpul melepas penat.  

Jadi ketika memutuskan terjun ke bisnis coworking office Anda harus mempelajari konsep tersebut dengan baik. Secara garis besar Anda wajib menciptakan tempat yang nyaman dimana sebuah komunitas bisa berkembang, bukan semata-mata tempat yang nyaman dengan fasilitas internet kencang. 

Pilih Lokasi 

Jika konsep coworking office sudah Anda pahami, selanjutnya tinggal memilih lokasi dan menentukan desain bangunan. Ini juga bukan soal yang mudah sebab lokasi cukup menentukan masa depan bisnis itu sendiri. 

Lokasi yang dekat dengaan sentra bisnis sangat prospektif untuk membangun bisnis coworking office. Untuk bangunan yang dipilih bisa membangun sendiri atau jika dana tidak mencukupi Anda bisa menyewa ruko, rumah, atau bangunan kantor. Tapi ingat, Anda wajib mengantongi izin bisnis. 

Desain Interior

Bukan hanya rumah tinggal yang butuh desain interior namun coworking office juga perlu mendapat perlakuan yang sama. Desain interior ruang kerja bersama ini perlu memprioritaskan aspek kekinian, dinamis, dan berjiwa muda. Mengapa harus begitu?

Karena hampir semua yang tergabung di coworking office adalah kalangan start-up yang didominasi oleh anak muda dan mahasiswa. Ini yang wajib Anda pertimbangkan mengenai desain seperti apa yang sesuai dengan karakter mereka.  

Terlepas dari itu desain interior juga harus mencerminkan semangat kebersamaan, memacu kreativitas sekaligus meningkatkan produktivitas para pelaku usaha didalamnya. 

Sebagai contoh, ada beberapa coworking office yang mengusung tema “Go Green” pada workspace-nya. Ini juga menjadi salah satu pembeda tempat tersebut dengan kantor konvensional. 

Fasilitas Sesuai Profil Pengguna

Hal terakhir yang harus Anda siapkan adalah fasilitas dan layanan yang lengkap. Untuk mengetahui fasilita apa saja yang harus disediakan, Anda perlu mengetahui profil maupun kebutuhan pengguna. Dengan kata lain target market Anda harus tepat sasaran. 

Dengan mengetahui profil dan kebutuhan pengguna, Anda bisa melayani mereka dengan baik. Pengguna merasa betah, nyaman, dan bukan tidak mungkin akan menjadi pelanggan tetap. 

Masih berkaitan dengan fasilitas, Anda juga perlu menerapkan konsep bernuansa kolaborasi dan membuka jaringan. Artinya, fasilitas yang disediakan bisa mengarahkan kepada pengguna untuk mendapatkan rekan kerja serta jaringan bisnis yang diinginkan. 

Satu contoh, ada beberapa coworking office yang menyediakan auditorium atau meeting room. Auditorium ini dapat difungsikan sebagai ruang serbaguna untuk melakukan berbagai aktivitas seperti seminar, presentasi, peluncuran produk, talk show dan lain-lain. 

Memahami konsep coworking office adalah faktor krusial ketika ingin serius terjun di bisnis ini. Tentunya tanpa mengesampingkan aspek modal yang juga tak kalah penting. Bagaimana, apakah 
Anda juga tertarik membangun bisnis coworking office? 

0 komentar:

Posting Komentar