Senin, 05 November 2018

Ingin Sewa Rumah? Jangan Lupa Minta Surat Perjanjian Sewa Rumah-nya


Pernahkah terlintas dipikiran anda ketika anda ditugaskan di suatu wilayah atau anda ingin berpindah tempat tinggal sementara, anda ingin menyewa sebuah rumah? Mungkin beberapa orang yang akan berpindah ke wilayah tertentu dalam waktu yang cukup lama, akan terpikirkan untuk menyewa sebuah rumah di wilayah tersebut. Hampir di setiap wilayah ada saja orang yang menyewakan sebuah hunian yang bisa disewa oleh semua orang. Bagi anda yang sedang ingin mencari rumah untuk disewa alangkah baiknya jika anda menanyakan masalah surat perjanjian sewa rumah.
Bagi anda yang sudah sering berpindah tempat tinggal atau mempunyai berbagai keperluan di berbagai tempat yang mengharuskan anda berganti – ganti tempat tinggal tentu saja sudah mengenal surat perjanjian ini. Dengan adanya surat tersebut diharapkan tempat yang disewa bisa dipakai sesuai dengan kontrak awal sewa. Sehingga tidak ada penggunaan yang tidak seharusnya yang mungkin saja bisa merugikan salah satu pihak. Tentu saja anda harus membuat surat ini untuk bisa membuat anda lebih percaya dengan tempat yang anda sewa tersebut, maka dari itu anda jangan lupa untuk menanyakannya.
Jika sebelumnya orang yang menyewakan rumah tidak memberikan atau membahas mengenai serat perjanjian tersebut anda bisa memberikan saran untuk membuatnya. Dalam surat perjanjian tersebut anda bisa membuat kesepakatan antara anda dan pihak penyewa rumah tersebut. Anda bisa membuat surat perjanjian yang sebelumnya sudah disetujui oleh kedua pihak dan dibuat seadil– adilnya sehingga tidak ada kecurangan yang terjadi. Isi dari surat perjanjian tersebut berisi berbagai hal mengenai pasal – pasal yang menjelaskan berbagai hal terkait perjanjian rumah sewa tersebut.
Tidak semua orang yang menyewa rumah membuat surat perjanjian ini, bahkan terkadang orang hanya melakukan perjanjian antara pemilik rumah kepada penyewa secara lisan saja. Tentu saja hal ini tidaklah aman, bisa saja suatu saat ada pihak yang lupa sehingga bisa menjadi permasalahan antara kedua pihak tersebut. Maka dari itu bagi anda yang sedang ingin menyewa rumah dalam jangka waktu yang lumayan lama alangkah baiknya jika anda menanyakan masalah surat perjanjian tersebut. Tentu saja dengan adanya surat tersebut anda akan lebih terbantu dan lebih bisa merasa aman ketika menyewa rumah.
Surat perjanjian sewa rumah ini tidak hanya semata – semata sebuah surat saja, melainkan di dalamnya terdapat berbagai pasal yang bisa dihukumkan jika anda suatu hal yang menyimpang. Maka dari itu keberadaan surat ini sangat penting, ketika ada hal yang tidak sesuai yang dilakukan kedua belah pihak tersebut maka surat tersebut bisa dipakai sebagai bukti ketika masuk ke ranah hukum. Hal inilah yang akan membuat kedua belah pihak merasa lebih aman dan nyaman. Dengan beberapa uraian tersebut tentu saja anda bisa menyimpulkan bahwa keberadaan surat sewa rumah tersebut sangat berharga.
Karena keberadaan surat perjanjian ini cukup penting bagi anda yang ingin menyewa rumah maka ada beberapa hal yang bisa anda perhatikan ketika ingin membuat surat perjanjian ini. Perhatikan ulasan di bawah ini, ulasan kali ini akan membahas mengenai berbagai hal yang penting di dalam sebuah surat perjanjian tersebut. Sehingga nantinya jika ada berbagai hal yang tidak sesuai dengan perjanjian awal anda bisa mengingatkan atau menggugat pihak yang lali, inilah berbagai hal penting tersebut :

1. Identitas yang jelas.

Sertakan identitas yang jelas pada pihak yang menyewa, biasanya anda bisa menggunakan identitas yang ada di KTP, KK, dan juga anda bisa menyertakan foto. Buatlah surat perjanjian tersebut identitasnya sama dengan identitas yang ada di kartu tersebut.

2. Pasal – pasal yang dituliskan harus jelas.

Memaparkan atau menjelaskan mengenai berbagai pasal yang inti saja jangan yang umum sehingga kedua belah pihak bisa memahaminya dengan lebih jelas.

3. Adanya sanksi.

Pemberian sanksi ini bisa anda sesuaikan dengan perjanjian yang sebelumnya anda berikan. Ketika ada salah satu pihak yang tidak sesuai dengan perjanjian awal bisa dikenakan sebuah sanksi. Semisal ketika pihak penyewa rumah telat membayar, menggunakan sewa rumah diluar perjanjian, dan berbagai hal yang sebelumnya telah disepakati di awal.

4. Surat perjanjian tersebut di atas materai.

Walaupun anda telah membuat berbagai perjanjian namun anda tidak menyertakan materai rasanya surat tersebut tidak sah dan tidak hidup di hukum. Maka dari itu ketika anda sudah selesai membuat perjanjian dengan kedua belah pihak, bubuhkan tanda tangan di atas materai sehingga surat perjanjian tersebut bisa berguna.
Keberadaan surat perjanjian sewa rumah memang sangat penting, kini ketika anda ingin menyewa rumah jangan lupa untuk menanyakannya. Semoga dengan ulasan ini anda lebih terbantu untuk mempunyai sebuah surat perjanjian sewa.

0 komentar:

Posting Komentar